


JAKARTA, iDoPress - Lahan di Tanah Abang, Jakarta Pusat yang saat ini menjadi obyek saling klaim antara pemerintah dengan ahli waris menjadi pembicaraan di publik.
Lahan tersebut berada di Jalan Jembatan Tinggi, tepatnya seberang lokasi Blok G Pasar Tanah Abang.
Menurut keterangan tim hukum dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang diberikan kuasa oleh ahli waris memperjuangkan kepemilikan lahan tersebut, lahan seluas 34.690 meter persegi tersebut digunakan untuk lokasi parkir kendaraan operasional perusahaan ekspedisi swasta.
iDoPress memantau lokasi sekaligus aktivitas kendaraan logistik yang ada di lahan tersebut pada Senin (13/4/2026). Terlihat ada sekitar dua truk, tiga mobil boks dan lebih dari empat mobil pikap keluar masuk dari lokasi saat dipantau dari Jalan Jembatan Tinggi.
Tiga orang pekerja tampak mengatur keluar masuknya kendaraan di lokasi.
Lahan tersebut berada di belakang deretan ruko yang menyediakan jasa laundry dan toko jahit.

iDoPress/Dian Erika Kondisi lahan di kawasan Bongkaran Tanah Abang, Jakarta Pusat yang saat ini menjadi objek saling klaim antara pemerintah dengan ahli waris yang saat ini menjadi pembicaraan di publik dipantau pada Senin (13/4/2026). Ahli waris memberikan kuas kepada tim hukum GRIB Jaya untuk memperjuangkan kepemilikan lahan tersebut.
Di depan lokasi lahan tertulis papan nama dengan penjelasan soal kepemilikan lahan.
"Pemberitahuan, tanah ini milik Soleman Effendi bin Ali Rachmat dan Agustina bin Ali Rahmat sebagai ahli waris almarhum Iljas Gelar Radjo Mentari berdasarkan verponding Indonesia nomor 946 seluas +/- 34.690 M2".
Di bawah penjelasan itu, ada tulisan kuasa hukum. Tetapi, rincian nama kuasa hukum sudah ditutup dengan coretan hitam.
Saat memasuki lokasi, ada pos keamanan di sisi kiri dan kantor logistik yang ada di sebelah kanan pintu masuk.

iDoPress/Dian Erika Kondisi lahan di kawasan Bongkaran Tanah Abang, Jakarta Pusat yang saat ini menjadi objek saling klaim antara pemerintah dengan ahli waris yang saat ini menjadi pembicaraan di publik dipantau pada Senin (13/4/2026). Ahli waris memberikan kuas kepada tim hukum GRIB Jaya untuk memperjuangkan kepemilikan lahan tersebut.
Memasuki lokasi lahan, terlihat kondisi lebih dari 10 truk terparkir di lokasi.
Terlihat kondisi tengah lahan yang becek dengan genangan air setelah hujan melanda Jakarta pada Minggu (12/4/2026).
Kemudian ada lebih lima dari deretan mobil boks, mobil pick up hingga barisan mobil MPV yang terparkir di sisi kanan dan kiri lahan.
Tampak satu angkot juga terparkir di lokasi. Sebuah masjid dengan warna bangunan biru, terlihat di lokasi dengan papan tulisan Masjid Jami Soetan Soenaro Lalu, ada satu bangunan besar yang berdiri di sisi sisi selatan lahan.
Menurut sejumlah pekerja, bangunan tersebut merupakan tempat untuk penyimpanan logistik ekspedisi.
Jelajahi konten kami yang dikuratori, tetap mendapat informasi tentang inovasi inovatif, dan perjalanan ke masa depan sains dan teknologi.
© Teknologi aplikasi cerdas
Kebijakan pribadi